Setelah saya baca dan alami sendiri , ternyata menjadi penyembah yang benar bukanlah tentang bagaimana teknik kita melayani diatas stage, melainkan hidup kita kepada Tuhan sehari-hari. saya telah merangkum poin poin penting ketika kita menjadi pelayan yang benar.
1. Tinggal dalam kebenaran
saat kita sudah mengenal siapa Tuhan yang kita sembah, kita seharusnya dapat memahami dan mengerti bagaimana standard hidup kita. sebagai Anak Tuhan, dan Pelayan Tuhan, Standard hidup kita adalah kebenaran. darimana kebenaran bisa kita dapatkan? jawabanya adalah ALKITAB.
saya bukan orang yang sempurna, akan tetapi saya sedang belajar taat. taat untuk merenungkan firman Tuhan setiap hari. saya punya sebuah Analogi yang saya dapat dari seorang yang hebat di Indonesia. beliau berkata :
" apa yang kamu lakukan saat besok kamu akan ujian? "
" belajar pak."
-------------------
" iya betul. begitu juga HIDUP. dalam hidup, kita akan mendapati masalah setiap hari. masalah tersebut adalah Ujian dalam hidup kita." jadi , setiap kita perlu yang namanya merenungkan dan membaca alkitab. dengan membaca alkitab itu adalah "belajar" mengenai masalah apa yang akan kita hadapi besok dan seterusnya.
melalui analogi diatas, saya sangat mengerti bahwa membaca firman dan merenungkan firman itu sangat penting bagi saya. karena yang diuntungkan adalah saya sendiri bukan Tuhan atau siapapun.
karena dalam alkitab sangat banyak hal-hal yang tersembunyi tapi didalamnya sudah di bukakan secara gamblang. semua itu tergantung kita. apa kita mau membuka jawaban itu??
next ~
2. Bangun kehidupan penyembahan yg tidak keliatan (MEZBAH )
Penyembahan = kesehatan rohani yg disuarakan (buku darlene zschech extravagant worship halaman 103.) Saat kita rapuh lemah dicobai kecewa.. kita perlu menyembah tuhan..
Karena menyembah Tuhan itu makes you new !
3. rasa humor.
Dalam pelayanan kita, tidak ada suatu hal yang sempurna kita kerjakan. dalam pelayanan, pasti kita pernah melakukan kesalahan dan tidak sesuai dengan ekspetasi kita. ingat. pelayanan itu adalah buat Tuhan bukan buat manusia. jadi jika merasa pelayanan kita melakukan kesalahan, cukup "tertawain" diri kita sendiri aja, jangan pernah menyalahkan diri sendiri. Tuhan lihat hatimu . bukan Skill mu !
4. Kelilingi diri dengan orang yang tepat.
Carilah pergaulan dan teman yang dapat mendukung pelayananmu. Ketika perasaanmu mellow, atau galau orang orang yg disamping anda gak akan "peduli."
maksud saya adalah, mereka ga akan mau toleransi kegalauan ke mellow-an kamu. jadi dengan demikian, kamu ga ada waktu untuk menanggapi ke -mellowan dan ke galauanmu. yang ada kamu ikut bersenang-senang dengan mereka.
5. Mau ditantang.. ga lembek..
Challenging.. membuat hidup kita diatas standard
6 . Jangan pernah KECEWA jika pelayanan tidak diperhatikan orang.
[saya pernah merasa tertolak dalam pelayanan di Gereja saya. waktu itu umur saya kurang lebih 14tahun. disebuah rapat ASAF , saya merasa terpojok karena saya tidak menghadiri doa Pelayan Tuhan pada hari jumat. saya tidak menghadiri bukan karena saya tidak mau, akan tetapi jarak dari rumah saya menuju Gereja saya di Jakarta sangatlah jauh.saya tinggal di Bekasi. dan perlu diingat umur saya waktu itu adalah 14 Tahun. dan orangtua saya tidak akan mau mengizinkan saya pulang pergi Jakarta dengan Kereta. saya waktu itu gak punya apa-apa. saya hanya punya HATI . saya benar-benar rindu untuk melayani Tuhan di masa muda saya. saya mau semua talenta yang saya miliki, semua berorientasi dan untuk Tuhan. waktu itu saya dapat sebuah ayat firman Tuhan yang sangat menguatkan saya. yaitu di
1 timotius 4 "Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu."
Harus mau mati bagi kebutuhan "merasa puas" karena kita akan dipuaskan
"Rasa melankolis pada orang kreatif harus di lawan dengan sorak sorai, dan penyembahan kepada Tuhan !"
1. Tinggal dalam kebenaran
saat kita sudah mengenal siapa Tuhan yang kita sembah, kita seharusnya dapat memahami dan mengerti bagaimana standard hidup kita. sebagai Anak Tuhan, dan Pelayan Tuhan, Standard hidup kita adalah kebenaran. darimana kebenaran bisa kita dapatkan? jawabanya adalah ALKITAB.
saya bukan orang yang sempurna, akan tetapi saya sedang belajar taat. taat untuk merenungkan firman Tuhan setiap hari. saya punya sebuah Analogi yang saya dapat dari seorang yang hebat di Indonesia. beliau berkata :
" apa yang kamu lakukan saat besok kamu akan ujian? "
" belajar pak."
-------------------
" iya betul. begitu juga HIDUP. dalam hidup, kita akan mendapati masalah setiap hari. masalah tersebut adalah Ujian dalam hidup kita." jadi , setiap kita perlu yang namanya merenungkan dan membaca alkitab. dengan membaca alkitab itu adalah "belajar" mengenai masalah apa yang akan kita hadapi besok dan seterusnya.
melalui analogi diatas, saya sangat mengerti bahwa membaca firman dan merenungkan firman itu sangat penting bagi saya. karena yang diuntungkan adalah saya sendiri bukan Tuhan atau siapapun.
karena dalam alkitab sangat banyak hal-hal yang tersembunyi tapi didalamnya sudah di bukakan secara gamblang. semua itu tergantung kita. apa kita mau membuka jawaban itu??
next ~
2. Bangun kehidupan penyembahan yg tidak keliatan (MEZBAH )
Penyembahan = kesehatan rohani yg disuarakan (buku darlene zschech extravagant worship halaman 103.) Saat kita rapuh lemah dicobai kecewa.. kita perlu menyembah tuhan..
Karena menyembah Tuhan itu makes you new !
3. rasa humor.
Dalam pelayanan kita, tidak ada suatu hal yang sempurna kita kerjakan. dalam pelayanan, pasti kita pernah melakukan kesalahan dan tidak sesuai dengan ekspetasi kita. ingat. pelayanan itu adalah buat Tuhan bukan buat manusia. jadi jika merasa pelayanan kita melakukan kesalahan, cukup "tertawain" diri kita sendiri aja, jangan pernah menyalahkan diri sendiri. Tuhan lihat hatimu . bukan Skill mu !
4. Kelilingi diri dengan orang yang tepat.
Carilah pergaulan dan teman yang dapat mendukung pelayananmu. Ketika perasaanmu mellow, atau galau orang orang yg disamping anda gak akan "peduli."
maksud saya adalah, mereka ga akan mau toleransi kegalauan ke mellow-an kamu. jadi dengan demikian, kamu ga ada waktu untuk menanggapi ke -mellowan dan ke galauanmu. yang ada kamu ikut bersenang-senang dengan mereka.
5. Mau ditantang.. ga lembek..
Challenging.. membuat hidup kita diatas standard
- Belajar menghadapi kekecewaan
- Orientasi kita melayani adalah untuk Tuhan (seperti yang saya udah bahas tadi)
- Dari segi kepuasan,
6 . Jangan pernah KECEWA jika pelayanan tidak diperhatikan orang.
[saya pernah merasa tertolak dalam pelayanan di Gereja saya. waktu itu umur saya kurang lebih 14tahun. disebuah rapat ASAF , saya merasa terpojok karena saya tidak menghadiri doa Pelayan Tuhan pada hari jumat. saya tidak menghadiri bukan karena saya tidak mau, akan tetapi jarak dari rumah saya menuju Gereja saya di Jakarta sangatlah jauh.saya tinggal di Bekasi. dan perlu diingat umur saya waktu itu adalah 14 Tahun. dan orangtua saya tidak akan mau mengizinkan saya pulang pergi Jakarta dengan Kereta. saya waktu itu gak punya apa-apa. saya hanya punya HATI . saya benar-benar rindu untuk melayani Tuhan di masa muda saya. saya mau semua talenta yang saya miliki, semua berorientasi dan untuk Tuhan. waktu itu saya dapat sebuah ayat firman Tuhan yang sangat menguatkan saya. yaitu di
1 timotius 4 "Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu."
Harus mau mati bagi kebutuhan "merasa puas" karena kita akan dipuaskan
"Rasa melankolis pada orang kreatif harus di lawan dengan sorak sorai, dan penyembahan kepada Tuhan !"
Comments
Post a Comment